Markas : Jl. Peta No. 49 Tlp/Fax 022-5224189 Bandung.40243 /dpwpbbjabar@gmail.com

Rabu, 25 Januari 2012

Pansus Pemilihan Wabup Garut dibentuk


Garut [Suarajabar.Com] - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Garut membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Wakil Bupati Garut. Pansus ini dibentuk menyusul terjadinya kekosongan jabatan Wakil Bupati (Wabup) Garut mundurnya Diky Chandra.

Ketua Pansus Pemilihan Wakil Bupati Garut, H. Yayat Hidayat mengatakan, Pansus dibentuk tidak lama setelah pihak Kemendagri menurunkan surat pemberhentian Diky dari jabatan Wakil Bupati Garut. bahkan saat ini Pansus sudah mulai bekerja agar pemilihan wabup bisa secepatnya dilaksanakan.

“Tim sudah mulai bekerja agar pemilihan wabup dapat segera dilaksanakan,” ujar Yayat, Rabu (11/1).

Diungkapkanya, Pansus tugas pansus diantaranya untuk merumuskan tata tertib dan tata cara pemilihan wabup yang akan dilakukan oleh DPRD setelah menerima dua nama calon yang diajukan bupati. Aturan yang dirumuskan Pansus menyangkut teknis pemilihan yang dimulai dari penyerahan dua nama calon dari bupati, proses uji kelayakan oleh DPRD, sampai pemilihan yang dilakukan oleh DPRD.

Pansus ini sendiri lanjutnya, dibentuk dengan berbagai tujuan diantaranya untuk menghasilkan wabup yang berkualitas dan dapat mendampingi bupati hingga akhir masa jabatannya. Selain itu diharapkan pula dengan adanya peraturan yang dihasilkan Pansus dapat menghilangkan unsur transaksional atau komersialisasi pada saat penjaringan bursa calon wabup.

Apalagi akhir-akhir ini mengemuka rumor tentang terjadinya jual beli atau lelang untuk jabatan wabup.

Menurut Yayat, peristiwa mundurnya Diky Chandra dari jabatan Wabup Garut sangat mengecewakan berbagai pihak termasuk DPRD Garut. Oleh karenanya, pihaknya akan melakukan seleksi seketat mungkin terhadap calon yang diajukan bupati agar ke depannya peristiwa serupa tidak sampai terulang.

“Kami akan melakukan seleksi seketat mungkin agar peristuwa mundurnya wabup tidak terulang. Terus terang peristiwa tersebut sangat membuat kita kecewa," ujar Yayat.[PR/SJ]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar