Markas : Jl. Peta No. 49 Tlp/Fax 022-5224189 Bandung.40243 /dpwpbbjabar@gmail.com

Rabu, 27 Juni 2012

TRANSAKSIONAL POLITIK TELAH MERUSAK MORAL BANGSA


Alit Rahmat SPd.I. Sekretaris DPW PBB Jabar
Masyarakat saat ini  sudah tidak percaya lagi pada ideologi  tapi lebih mendewakan uang, Turunnya  suara Partai Bulan Bintang pemilu ke pemilu  karena maraknya politik transaksional  yang diperagakan oleh partai-partai sekuler. Sehingga partai yang mengusung ideologi seperti Partai Bulan Bintang tertinggalkan.
Politik Transaksional telah merusak moral bangsa dan tatanan masyarakat, munculnya berbagai persoalan bangsa, korupsi dan lain sebagainya sehingga Negara dan bangsa mengalami degradasi akibat kesalahan dalam system ini.
Masyarakat seharusnya sudah menyadari akibat politik transaksional ini, sebab akibat dari itu telah memunculkan  berbagai persoalan bangsa. Politik dengan hanya mengandalkan 10 rb-100 rb per suara  sama artinya masyarakat telah mendukung wakilnya meraup uang rakyat yang dikelola Negara  sebesar apa yang dikeluarkan malah 100 lipat,  karena pemilu berikutnya tetap harus membeli suara rakyat, sehingga sampai saat ini negeri ini menjadi Negara terkorup.
Masyarakat juga harus menyadari, akibat dari Transaksional politik jangan sampai harga diri (suara) masyarakat ini telah dinistakan  dengan harga 10-100 rb.  Tetapi mereka telah memiskin begitu banyak  bangsa ini dengan korupsi.
Partai Politik islam yang mengusung idiologi, yang menginginkan Islam sebagai dasar berbangsa dan bernegara seharusnya  bangsa yang mayoritas Islam ini telah terwujud, bagi kaum muslim partai Islam adalah kewajiban dan keharusan selain sebagai tanggung jawab  kita terhadap Alloh SWT, menjadikan kehidupan berbangsa dan bernegara  ini juga dijamin dan diridhoi oleh Alloh SWT.
Sekuler-nasionalis yang selama ini kita rasakan, tak mampu menyelesaikan persoalan bangsa, malah degradasi moral  semakin hancur, korupsi, kemaksiatan dan lain sebagainya telah melanda bangsa ini.
Islam adalah solusinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar